Showing posts with label Pakujaya. Show all posts
Showing posts with label Pakujaya. Show all posts

Thursday, August 16, 2012

Perbedaan Multipleks, MDF dan Partikel Board

Perbedaan Multipleks, MDF dan Partikel Board

By Imania Desain ( http://www.imaniadesain.com/perbedaan-multipleks-mdf-partikelboard )

partikel-board
partikel board


Plywood/multipleks merupakan kayu olahan yang relatif lebih kuat dibanding jenis kayu olahan lainnya seperti hdf,mdf,blockboard atau partikel board . Bahan dasar plywood adalah kulit kayu yang berlapis-lapis dan dipress, sedangkan mdf atau hdf adalah serbuk kayu halus yg diproses menyerupai bahan kertas yg tebal dan solid .

Plywood/multipleks memiliki kualitas lebih baik dibanding jenis kayu olahan lainnya. Tekstur lapisan kayunya lebih rapat, sehingga memiliki kekuatan yang lebih baik dan daya tahan terhadap air lebih kuat . Urutan berikutnya dari yang lebih kuat ke yang kurang kuat adalah bahan Plywood/multipleks, bloackboard, MDF, dan particle board .

Blockboard mirip dengan Multipleks, perbedaannya blockboard lapisannya terbuat dari potongan-potongan kayu yang disusun horisontal sedangkan multipleks terdiri dari lapisan kulit kayu yang bertumpuk-tumpuk secara vertikal . Plywood dan Bloackboard biasanya dilapisi kulit kayu jati, sungkai, nyatoh atau kulit kayu lainnya . Sedangkan particle board dan MDF biasanya digunakan pada furniture fabrikasi yang dijual dalam bentuk sudah “jadi” biasanya pelapis luarnya kertas bertekstur .


multipleks-plywoodmultipleks-plywood

Dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan kayu olahan lainnya, menyebabkan furniture dengan bahan multipleks dan blockboard memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan mdf atau partikel board .


kayu olahan MDF
kayu olahan MDF


Partikel board adalah jenis kayu olahan yang terendah kelasnya. Partikel board sangat rentan air, karena berbahan dasar serbuk kayu kasar yang dipress sehingga memiliki pori-pori yg lebih besar dibandingkan mdf atau hdf,sehingga mudah ditembus air dan tidak kuat menahan beban berat . Untuk penggunaan bahan furniture dalam interior berdasarkan custom made ( desain khusus) partikel board jarang dipakai . Mdf memiliki kualitas lebih baik dibandingkan partikel board . Mdf atau hdf banyak dipakai sebagai bahan dasar furniture import .

Wednesday, August 15, 2012

Pengenalan tentang Kayu Lapis ( Plywood / Triplek )

PLYWOOD atau biasa dikenal dengan sebutan KAYU LAPIS atau TRIPLEK. Plywood terbuat dari lembaran kayu tipis (veeneer) dengan cara dipotong tipis-tipis menggunakan mesin khusus dengan ketebalan antara 0.6 mm hingga 3 mm. Setiap lembaran kayu tersebut dilem dengan menggunakan lem khusus, kemudian disusun dengan arah sudut berbeda-beda agar dapat menghasilkan kekuatan terhadap tekanan.

Jumlah lapisan disesuaikan dengan ketebalan yang diinginkan dan jumlahnya harus ganjil (3,5,7,9, dst lembar). Setelah disusun dengan jumlah ketebalan yang diinginkan kemudian lembaran-lembaran tersebut dipress dengan tekanan yang sangat tinggi serta suhu hingga 140 derajat Celcius. Selain jenis kayu, jenis perekat atau lem adalah unsur penting dalam pembuatan Plywood, ada 3 jenis lem yang biasa dipakai dalam pembuatan Plywood yaitu : UF (Urea Formaldehyde), MF (Melamine Formaldehyde), dan PF (Phenolic Formaldehyde).

Lem UF dipergunakan dalam pembuatan Plywood yang tidak terlalu membutuhkan kekuatan yang tinggi, misalnya untuk pembuatan indoor furniture, kebanyakan triplek yang beredar di pasaran Indonesia menggunakan lem jenis ini.

Lem MF adalah lem triplek yang mengandung melamine, sama seperti lem UF, lem MF juga dipergunakan untuk pembuatan plywood yang dipergunakan untuk indoor tetapi lem MF memiliki kekuatan dan hasil plywood yang lebih baik daripada yang menggunakan lem UF.

Lem PF banyak dipergunakan dalam pembuatan Plywood yang membutuhkan ketahanan tinggi misalnya Plywood tahan cuaca (WBP Plywood) atau untuk plywood yang dipergunakan dalam pengecoran (Film Paced Plywood) atau juga dipergunakan dalam pembuatan kapal layar (Marine Plywood).

Keunggulan dari kayu lapis dibandingkan dengan kayu solid adalah dimensinya lebih stabil, tidak pecah/retak pada pinggirnya jika dipaku, keteguhan tarik tegak lurus serat lebih besar, ringan dibandingkan luas permukaannya, bidang yang luas dapat ditutup dalam waktu yang singkat, kuat pegang sekrupnya relative tinggi serta warna, tekstur dan serat dapat diseragamkan sehingga corak atau polanya bisa simetris.


Disadur dari ( http://mr-plywood.com/pengenalan-tentang-plywood/ ).